Indonesia ICT Awards 2007 : Menghipnotis Dunia dengan Karya Indonesia…(tawaran dari Cisco utk Technopark STTTelkom)

22 11 2007

Dear rekanz …

Judul blog di atas adalah tema dari konferensi Indonesia ICT Awards 2007 (disingkat INA-ICTA) yang diselenggarakan di Merak Rooms, Jakarta Convention Center kemarin (rabu/21 Nov 2007).

Perwakilan dari STT Telkom dalam konferensi ini adalah : Pak Imam Harjono, Bu Endang Budiasih, pak Tatang, pak Ruchiyat, 100 orang mahasiswa STT Telkom (dari semua jurusan) dan saya sendiri. Konferensi INA-ICTA ini dimaksudkan sebagai penutup dari kompetisi INA-ICTA yang telah diselenggarakan sepanjang tahun 2007 oleh Kementerian Depkominfo.


Konferensi ini dibuka oleh pak Muhammad Nuh, Menkominfo dan Wapres RI pak Jusuf Kalla. Pada sambutannya, pak Muhammad Nuh memberi penekanan bahwa INA-ICTA adalah bentuk penghargaan dari pemerintah Indonesia dan dunia usaha yang terkait dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (disingkat TIK ) terhadap karya inovatif akademisi, Unit Usaha Kecil Menengah, dan peneliti independen di bidang ICT / TIK. Selain sebagai penghargaan, ICTA juga merupakan ajang seleksi menuju Asia Pacific ICT Awards 2007 (APICTA). Pak Menteri mengatakan bahwasanya solusi TIK yang potensial untuk mewakili Indonesia di APICTA adalah solusi TIK yang memberikan makna, bermanfaat, dan mendatangkan kesejahteraan. Di akhir sambutannya, beliau menceritakan kisah tentang seorang Raja dengan cendekiawan, kisahnya sbb :

Pada suatu hari, seorang raja kaya raya di timur tengah sedang gundah gulana, beliau memanggil cendekiawan yang paling cerdik di kerajaan tsb..”wahai cendekiawan, tunjukkanlah kepadaku kepandaianmu .”, titah sang raja. Cendekiawan lalu beraksi mengeluarkan jarum penjahit yang kecil (di bagian atas jarum jahit tsb terdapat lubang yang sangat kecil) dan seutas benang. Cendekiawan lalu meletakkan jarum jahit yang kecil tadi sejauh 5 m dari posisi berdirinya. Lalu, bukan sulap bukan sihir…cendekiawan itu melemparkan benangnya tepat masuk ke dalam lubang jarum jahit yang sangat kecil tadi. Luar biasa, cendekiawan tadi mengulang aksinya 100 kali dan kesemua lemparan benangnya dari jarak 5 m tepat memasuki lubang jarum jahit.

Sang Raja bertepuk tangan dan memberikan 100 dirham kepada si cendekiawan. Ketika Cendekiawan tsb memutar tubuhnya, sang Raja memberikan hadiah tambahan 100 x lecutan cambuk..Si cendekiawan terkaget. “What’s wrong baginda??, Aya naon ??” teriaknya keras. Sang Raja menjawab dengan tenang, “Aku memberikan 100 dirham sebagai hadiah atas skillmu yang luar biasa..tapi aku mencambukmu karena aku gak habis pikir apa sih manfaatnya kamu memasukkan benang 100 x ke lubang jarum ??”

Setelah mendengar cerita dari pak Menteri, saya tersadar bahwasanya seringkali kita di STT mengembangkan solusi TIK yang canggih, keren, namun belum tepat guna ..

Terus, pak Jusuf Kalla memberikan sambutannya, “Menghipnotis dunia adalah kerjaan anak muda..coba lihat Steve Jobs, Sergey Brin, Bill Gates waktu muda..oleh karena itu saya mengharapkan hadirin yang datang sekarang, mahasiswa yang datang sekarang di ruangan ini dapat menghipnotis dunia dengan karyanya “..

Setelah pak Jusuf Kalla, giliran pak Alexander Rusli dari kementerian BUMN yang berbicara. Menurut beliau, saat ini Kementerian BUMN sedang mengembangkan single customer id untuk tiga perusahaan yaitu Jamsostek, Taspen, Askes…nah, Kementerian BUMN ingin memberikan kesempatan kepada pelaku bisnis, akademisi di bidang TIK untuk membantu implementasi single customer id tersebut. Silakan, para pembaca klo ada yang berminat …hub pak alexander rusli

Setelah pak Rusli, maka acara dilanjutkan dengan diskusi panel menghadirkan p Indra Utoyo dari PT Telkom, p Guntur S., p Toto (pendiri Sigma) dan p Irfan Setiaputra (Managing Director PT. Cisco Indonesia)..p Indra Utoyo mempresentasikan Indigo. Indigo (Indonesia Digital Community) adalah Inkubator Industri Kreatif ala Telkom. Jadi, Telkom ingin mewadahi industri kreatif, baik itu musik, animasi, games, desain, software, sastra maupun publikasi (termasuk e-book). Nah, portal resmi Indigo ini akan dirilis resmi oleh PT Telkom Desember nanti.(sumber : SWA, No. 22\XXIIV\8–24 Oktober 2007). Indigo menurut saya merupakan peluang bagi Technopark STT. Menurut pak Indra Utoyo, industri telekomunikasi sekarang berada di era Creativity Driven Industry, jadi masyarakat akan menyukai segala sesuatu content yang bermanfaat dan menyenangkan (Valuetainment).

P Guntur S dari Indosat menyampaikan strategi bisnis Indosat ke depannya…lalu p Toto Sugiri menceritakan perjuangannya mendirikan Software House Sigma di tahun 90an ..Di sesi terakhir, pak Irfan dengan gayanya yang ceplas ceplos menceritakan tentang peran Cisco dalam menghipnotis dunia…

Dari semua pembicara yang menarik, punya wawasan IT luas, dan bagus penyampaian materi IT nya adalah pak Guntur dan pak Irfan…(kayaknya mereka bisa diundang untuk seminar di STT :p).

Pada sesi diskusi panel, saya sempat melontarkan pertanyaan yang intinya : “di STT Telkom, kita punya Technopark yang akan menjadi pusat unggulan solusi TIK. Bagaimana tanggapan dari perusahaan-perusahaan bapak ?? Tertarikkah ??” Alhamdulillah, ternyata pak Irfan dari Cisco menyatakan secara explisit, dia tertarik..trus sehabis seminar, pak Irfan memperlihatkan kepada saya produk IP – Based Telephony yang dikembangkan Cisco (http://cisco.com/en/US/products/ps8538/index.html).. dia menantang ..”aplikasi apa yang bisa Technopark kembangkan untuk diimplementasikan di Cisco IP – Based Telephony ??”

Di akhir konferensi INA-ICTA, pak Cahyana selaku dirjen Aplikasi Telematika Depkominfo menyatakan kekagumannya kepada pasukan Jaket Biru Muda yang memenuhi Merak Rooms, JCC Jakarta. “Luar biasa, ini kok biru muda semua ?? kok tidak ada jaket kuningnya ??”

Demikian reportase bagindokemas dari INA-ICTA 2007..

Trims,

Kemas Rahmat SW “Ikatlah Ilmu dengan menuliskannya …di blog ..:p

*tulisan di atas bisa dibaca juga di www.bagindokemas.multiply.com


Actions

Information

3 responses

22 11 2007
scratchz

wah2,, pasukan biru muda dari kampus putih biru ya,, salut deh,, sayang ga ikut euy,, soalnya ada kerja lab… (ga daftar deh)….

2 12 2007
wirawan

“jangan tanya apa yang bisa kampusmu berikan kepadamu,
tapi tanyakan apa yang bisa kamu berikan buat kampusmu.”

* halah * * minta nilai A donk di Basdat. hehehe… *

31 12 2007
Rofiul

hahaha..100 orang?? dibayarin STT gak tuuh? Tajir banged yak sekarang..

kalu jaman kita, kem? beeeeuh..(niru iklan f***i)..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: